Pendahuluan
Istilah Bokep perkosa merujuk pada konten pornografi yang menampilkan atau mempromosikan pemerkosaan dan kekerasan seksual. Konten semacam ini bukan sekadar “hiburan dewasa”, melainkan representasi tindakan kriminal yang melanggar hak asasi manusia. Keberadaannya memperkuat budaya kekerasan, merugikan korban, dan menormalisasi kejahatan seksual.
Mengapa Konten Ini Berbahaya
1. Menormalkan Kekerasan Seksual
Konten yang menggambarkan pemerkosaan dapat membuat pelaku atau penonton menganggap kekerasan seksual sebagai sesuatu yang wajar atau dapat diterima.
2. Menyakiti Korban Secara Berkelanjutan
Banyak materi kekerasan seksual dibuat melalui paksaan atau tanpa persetujuan. Penyebaran ulang konten tersebut berarti korban kembali disakiti setiap kali materi ditonton atau dibagikan.
3. Mempengaruhi Persepsi dan Perilaku
Paparan konten ini dapat membentuk pandangan keliru tentang relasi, persetujuan (consent), dan seksualitas, terutama pada remaja dan dewasa muda.
Persetujuan (Consent) Bukan Opsional
Inti dari setiap hubungan seksual yang sehat website adalah persetujuan yang jelas, sadar, dan sukarela. Pemerkosaan—dalam bentuk apa pun—tidak pernah dapat dibenarkan. Konten yang mengaburkan atau menghilangkan konsep persetujuan berkontribusi pada miskonsepsi berbahaya.
Aspek Hukum
Di banyak negara, termasuk Indonesia, produksi, distribusi, dan konsumsi konten yang mengandung kekerasan seksual dapat dikenai sanksi pidana. Undang-undang pornografi, perlindungan korban, serta hukum pidana mengatur larangan tegas terhadap materi yang mengeksploitasi atau menampilkan kekerasan seksual.
Dampak Psikologis dan Sosial
• Trauma dan PTSD pada korban
• Stigma sosial dan rasa malu yang tidak adil
• Rusaknya nilai empati dan rasa hormat dalam masyarakat
• Risiko meningkatnya kekerasan akibat normalisasi perilaku agresif
Peran Masyarakat dan Platform Digital
• Tolak dan laporkan konten yang mengandung kekerasan seksual
• Edukasi tentang consent dan hubungan yang sehat
• Dukung korban, bukan menyalahkan
• Teknologi bertanggung jawab: moderasi ketat, pelaporan cepat, dan penghapusan konten berbahaya
Cara Bertindak Jika Menemukan Konten Tersebut
• Jangan mengunduh atau membagikan
• Laporkan ke platform terkait dan/atau otoritas yang berwenang
• Cari dukungan jika terdampak secara emosional
Kesimpulan
Bokep perkosa bukanlah bentuk hiburan, melainkan refleksi dan promosi kekerasan seksual yang merusak individu dan masyarakat. Menghentikan peredarannya membutuhkan kesadaran, penegakan hukum, pendidikan tentang persetujuan, serta solidaritas untuk melindungi korban dan menolak segala bentuk kekerasan.